Menjual Trademark Durian Kayu Tanam
| Menjual Trademark Durian Kayu Tanam | | | |
| Ditulis oleh Teguh |
| Selasa, 17 Januari 2012 04:05 |
|
Salah satu daerah penghasil durian yang terkenal itu adalah Kayu Tanam, Padang Pariaman. Namun, celakanya, kini para pedagang durian mengaku duriannya berasal dari Kayu Tanam. Padahal di Kayu Tanam belum musim durian. Maka, bagi para “permburu” durian, hati-hatilah agar tak tertipu. Banyak pedagang di Kota Padang mengaku durian yang dijualnya berasal dari Kayu Tanam, faktanya bukan dari daerah itu. Durian Kayu Tanam saat ini menjadi incaran pembeli durian, karena terkenal dengan rasa khasnya yang enak. Banyaknya peminat durian Kayu Tanam membuat sejumlah pedagang menjual nama durian Kayutanam, meski berasal dari daerah lain. “Memang banyak yang mencari durian Kayu Tanam, tapi saat ini durian itu susah didapat, karena di Kayu Tanam sendiri belum musimnya. Durian yang saya jual tidak berasal dari Kayu Tanam. Saya terpaksa mengatakan durian yang saya jual ini diambil dari Kayu Tanam, karena kalau tidak demikian tidak ada yang mau membelinya,” ujar salah seorang pedagang durian di Kota Padang, yang enggan disebut namanya ketika ditemui Haluan, Senin (16/1). Pedagang itu mengaku, dalam seharinya ia memasok sekitar 50 hingga 100 buah durian per hari. Agar tidak ketahuan pembeli, ia sengaja tidak menyediakan tempat makan durian bagi pembeli di tempat jualannya, dengan harapan pembeli akan menyantapnya di rumah. Dalam melakukan aksinya ini, pedagang itu selalu berpindah-pindah tempat jualan. Bahkan pada saat tertentu, pedagang itu sengaja memperlihatkan durian yang paling bagus, agar para pembeli merasa yakin. Sementara itu, Siti (55), salah seorang pedagang durian yang berasal dari Kayu Tanam mengakui, saat ini memang banyak pedagang durian yang mengaku menjual durian Kayu Tanam. Secara fisik, menurutnya memang sulit untuk membedakan durian Kayu Tanam dengan durian lainnya. Perbedaan itu bisa dirasakan dari baunya. “Bedanya bisa dirasakan melalui baunya. Jika dicium, durian Kayu Tanam memiliki bau yang agak terasa pahit, karena setiap durian di Kayu Tanam, langsung diambil ketika jatuh dari pohon. Tidak dipanjat atau diperam,” jelas Siti. (h/wan) |



Musim durian telah tiba. Setiap sudut kota dan sepanjang jalan di Kota Padang, dan kota lainnya, tampak berjejer pedagang durian. Bagi penggemar durian, tentu sudah paham betul jenis dan durian dari daerah mana yang lezat dan gurih itu.