Seorang tokoh muda yang tidak pernah letih memberi pencerahan bagi bangsa dan negara.
(Tomy Ishak, Ketum, PB HPMIG)
Saya mengenal lebih jauh opini dan pemikiran bang IJP (sebutan saya) adalah sewaktu arena pemilu 2009. Tatkala beliau menjadi timses bang JK. Saya mantan ketua umum HMI cabang Kuningan. Dalam kajian kami, bang IJP adalah yang harus konsisten dalam menyiapkan diri sebagai calon pemimpin bangsa ini. Beliau mampu bekerja politik dengan tanpa mengikuti arus pragmatisasi politisi hari ini, atau sebutlah finance capital. Tentu dibuktikan dengan produktivitas bang IJP sebagai penulis dan pengajar. Saya kira berlebihan jika ada yang menyebut bang IJP adalah pemuda yang tidak konsisten sebagai pemikir, hanya karena masuk ke arena politik. Karena bangsa indonseia seolah mewajibkan perubahan lewat partai, dan tinggal bang IJP konsisten dengan kajian dan analisa tajamnnya sebagai pemikir dan politisi untuk merubah... salam....
(MAMAN SUDIAMAN, PD AMPG Kuningan)

Dulu wkt sy masih aktif di milist Rantau-net, sy pernah diskusi jg dgn beliau ini (seputar masalah spin off PT Semen Padang, globalisasi ekonomi & negara bangsa. Meski sy jg kritis (ga suka dipanggil anda oleh IJP (krn sama2 org Minang), tapi sy sangat kagum dgn wawasan keilmuan beliau. Waktu itu sy aktif di beberapa NGO nasional & afiliasi internasional bid lingkungan & ekonomi pertanian.

Sy jg sempat diundang utk diskusi ke ktr beliau dulu di CSIS di Jl. Tanah Abang III (klo ga salah). Tapi krn sy ada perjalanan Luar Jawa, sy ga sempat dtg dan hinggi kini belum pernah ketemu lgsung. Namun sekali lagi sy berharap moga dia gak terjebak ke dlm pusaran kepentingan partai politik, yg cenderung mementingkan partai, bukan rakyat byk. Salam saya, Fendi KOTO, Pekanbaru.

(fendi koto, owner, paritta)
Saya termasuk salah satu Alumni HMI yang kaget dengan loncatan Kanda IJP ketika memilih bergabung dengan Partai Golongan Karya, dimana tentu Partai Golkar tidak terlalu dijadikan Favorit (bahkan masih dikecam) oleh aktor/aktivis pergerakan reformasi 1998. Namun pikiran otentik dan genuine dari IJP lah yang barangkali mengantarkan IJP pada pilihan harus ke Golkar sebagai Partai yang dipilih untuk membangun dan menularkan pikiran-pikiran politik kerakyatan serta kebangsaannya. Long Life Kanda, YAKUSA !
(Hamzah Sidiq, Direktur, LBH AKAR Gorontalo)
Semoga semangat Bang Indra masih sama saat tahun 90-an, ketika beliau menjadi aktivis mahasiswa.
(Dodi Faedlulloh, Member, Kidal Collective)
BUNG INDRA YANG SAYA KENAL"DA IN"DI PARIAMAN (SUMBAR) ADL ASET BESAR KEBANGGAAN BANGSA INDONESIA,MELALUI KEGIGIHANNYA YG SEAKAN TDK PRNAH BERHENTI TERUS MENYUARAKAN PESAN-PESAN HIDUP BERNEGARA,BAIK TULISAN MAUPN LISAN. SAYA DAN KAMI DI SUMBAR BERHARAP AGAR KELAK BELIAU MENJADI PRESIDEN INDONESIA. KAMI BANGGA PADA MU BUNG!!!
(asrul khairi, kepala devisi, cv.bangun karya)
Saya penikmat setia tweet ajo Indra. Sebagai rakyat biasa awam politik, saya menemukan 'ilmu' politik yang sejauh ini banyak membantu saya memahami banyak hal. Terlepas dari benar atau tidak yang disampaikan, saya menyukai gaya tweet ajo indra yang tidak melulu pro atau tidak melulu kontra ... tapi lebih fair. Hal lain yang saya sukai adalah isi tweet yang -menurut saya- memang menggambarkan opini beliau, bukan menebar fitnah atas seseorang. Keep sharing ajo ... -urang awak juo-
(Widya, Officer, Telkom)
Uda Indra,sejak di CSIS srg mendengar ttg beliau,dan sampai memutuskan untuk terjun ke dunia politik ttp sy kagumi sbg pemikir muda bangsa ini..sejak sy di Kemendagri sampai pindah Pemprov ttp msh menyapa lwt twitter,meskipun beda fans (sy Man United) ttp sy kagum dg beliau..sukses,smoga slalu dlm lindunganNya,Amien
(Syamsiar Aulia R., Staf Ro Pemerintahan, Pemprov Jawa Timur)
tetap semangat bang indra...
(Ben, staf, aba komputer)
Saya harap suatu hari nanti akan bertemu dengan Bpk IJP dan minta Tanda tangan serta berfoto dengan Bpk IJP.
(Salman Ghazali, Pelajar)
1 |  2  |  3  |  4  | 5    
© 2008 Indra Jaya Piliang, All Rights Reserved
Powered by Bergerak!com